Ekspansi Alur Syair Raja Damsyik dari Alur Hikayat Raja Damsyik
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v3i2.78Keywords:
ekspansi, alur, syair Raja Damsyik, hikayat Raja DamsyikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) alur teks transformasi syair Raja Damsyik; 2) alur teks hipogram hikayat Raja Damsyik; 3) ekspansi alur teks transformasi syair Raja Damsyik dari alur teks hipogram hikayat Raja Damsyik. Penelitian ini berlangsung di semester ganjil tahun akademis 2024/2025 menggunakan metode perpustakaan. Melalui teknik dokumentasi digunakan pedoman observasi sebagai instrumen utama penelitian untuk mengumpulkan data alur teks syair dan hikayat Raja Damsyik kedua adalah daftar cek-ricek untuk memvalidasi secara internal alur teks. Data ekspansi alur dianalisis secara tematik menggunakan pendekatan intertekstualitas. Hasil penelitian: 1) alur teks transformasi syair Raja Damsyik merupakan jenis alur bolak-balik yang melibatkan 7 peristiwa yang bermula dari peristiwa cerita seorang raja dinegeri Damsyik yang bernama Baginda Syahraja Ihsanul Ahsan. Istrinya bernama Tuan Puteri Nurlaila. Mereka mepunyai adik yang bernama Khalilul Muluk. Baginda dan Puteri dikarunai anak pertama yang bernama Syah Firman. Ketika berumur tiga tahun, lahir adiknya yang bernama Syaiful Qamar; peristiwa berakhir kepada peristiwa Syaiful Qamar menjadi raja di Negeri Damsyik yang bergelah Maharaja Kamalul Kahar. Adapun Syah Firman dijadikan Mangkubumi; 2) alur teks hipogram hikayat Raja Damsyik merupakan jenis alur bolak-balik yang melibatkan 28 peristiwa yang bermula dari peristiwa adanya hikayat Raja Damsyik yang dijadikan alasan untuk menulis syair Raja Damsyik dan berakhir kepada peristiwa dibangunnya mahliga yang inda dan megah; 3) ekspansi alur teks transformasi syair Raja Damsyik dalam bentuk alur yang berjumlah 23 dari alur teks hipogram hikayat Raja Damsyik yang berjumlah delapan alur.