Kajian tentang Pantang Larang Perspektif Tradisi dalam Kebudayaan Melayu Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v2i3.72Keywords:
pantang larang, perspektif tradisi, kebudayaan, Melayu Kepulauan RiauAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pantang larang pada tradisi dapur dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau; 2)pantang larang pada tradisi laut dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau; 3) pantang larang pada tradisi hutan dalam kebudayaanMelayu Kepulauan Riau; 4) pantang larang pada tradisi perkawinan dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau; 5) pantang larang padatradisi pertukangan dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau; 6) pantang larang pada tradisi niaga dalam kebudayaan Melayu KepulauanRiau. Penelitian deskriptif ini dilaksanakan sepanjang bulan Januari dan Agustus 2024. Metode perpustakaan dan metode penelitian lapangandipakai secara bersamaan untuk mendapatkan data pantang larang. Untuk penelitian lapangan digunakan 5 responden. Pedoman wawancaradigunakan untuk memperoleh data dari responden dengan teknik triangulasi waktu. Pedoman observasi digunakan untuk mengumpulkandata pantang dari dari sumber tertulis. Daftar cek-ricek dipakai untuk memvalidasi data yang bersumber dari sumber tertulis. Ditemukanpantang larang untuk: 1) tradisi dapur dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau sebanyak 22 pantang larang; 2) tradisi laut dalamkebudayaan Melayu Kepulauan Riau 6 pantang larang; 3) tradisi hutan dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau 7 pantang larang; 4)tradisi perkawinan dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau 5 pantang larang; 5) tradisi pertukangan dalam kebudayaan Melayu KepulauanRiau 3 pantang larang; 6) tradisi niaga dalam kebudayaan Melayu Kepulauan Riau 3 pantang larang.