Cerita Rakyat Pilihan Siswa dalam Pembelajaran Muatan Lokal di Kelas 6 SD: Analisis Korelasi Kontingensi
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v3i3.111Keywords:
cerita rakyat, pilihan siswa, muatan lokal, korelasi kontingensiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) cerita rakyat pilihan siswa di antara 3 cerita rakyat dalam pembelajaran Muatan Lokal di kelas 6 SD per kelompok sampel; 2) cerita rakyat pilihan siswa di antara 3 cerita rakyat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 6 SD menurut data ekspektasi per kelompok sampel; 3) hubungan antara cerita rakyat pilihan siswa dalam pembelajaran Muatan Lokal di kelas 6 SD menurut data observasi dengan sekolah asal siswa. Populasi penelitian ini adalah para siswa kelas 6 SD Negeri 001 Lingga, SD Negeri 003 Lingga, dan SD Negeri 004 Lingga yang mengikuti pembelajaran Muatan Lokal aspek apresiasi cerita rakyat. Mereka berjumlah 84 siswa. Seluruh anggota populasi diikutsertakan menjadi anggota sampel yakni 42 siswa SD Negeri 001 Lingga, 22 siswa SD Negeri 003 Lingga, dan 20 siswa SD Negeri 004 Lingga. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan korelasi kontingensi. Data untuk tujuan pertama dianalisis sesuai data hasil kuesioner, data untuk tujuan kedua dianalisi dengan cara menghitung frekuensi ekspektasi atas dasar frekuensi observasi, dan data untuk tujuan ketiga dianalisis menggunakan prosedur korelasi kontingensi. Hasil penelitian: 1) sebanyak 31 siswa memilih cerita Sengkang Kera yang terbagi dari 21 siswa SD Negeri 001 Lingga, 44 siswa SD Negeri 003 Lingga, dan 6 siswa SD Negeri 004 Lingga; 2) jumlah ekspektasi adalah 15,50 = 16 siswa SD Negeri 001 Lingga, 13,50 = 14 siswa SD Negeri 003 Lingga, dan 13 siswa SD Negeri 004 Lingga; 3) hubungan antara cerita rakyat pilihan siswa dalam pembelajaran Muatan Lokal di kelas 6 SD dengan sekolah asal siswa menghasilkan nilai r = 0,29. Nilai ini bermakna hubungan sangat rendah antara gambaran cerita rakyat pilihan dengan asal sekolah siswa.
References
Agustina, A., Yuliana, Y., & Erlina, E. (2024). Reproduksi dan Keterbacaan Cerita Rakyat ‘Hantu Berburu’ melalui Formula Kriteria Indeks Fog Modifikasi Abdul Razak. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(4), 465–478.
Az-Zahra, R. T., Suryana, D., Yaswinda, & Eliza, D. (2025). Development of Smart Box Media Based on QR Code Technology to Improve Early Childhood Numerical Literacy Skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 80–86.
Balaka, M. Y. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Editor: Iskandar Akhmaddien. Bandung: Widina Bhakti Persada.
Bogdan, R. & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education An Introduction to Theory and Methods Fifth Edition. Boston: Pearson Education, Inc.
Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Farianti, S., & Amrillah. (2024). Reproduksi Bahan Ajar Cerita Rakyat ‘Tupai dan Buaya’ Menggunakan Teknik Tugas Menyalin dan Teknik Tes. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(6), 775–784. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i6.645
Hamdan, S. R. (2017). Kecerdasan Emosional dalam Al-Qur’an. Schema: Journal of Psychological Research, 35–45.
Hanum, S. (2020). Pendidikan Kecerdasan Intelektual Berbasis Al-Qur’an. AL-HIKMAH: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 98–107.
Isnaini, M., & Iskandar, I. (2021). Akal dan Kecerdasan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits. MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis, 1(1), 103–108.
Jaudi, J. (2017). Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual (IESQ) dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 1–28.
Maksum, I. (2020). Konsep Kecerdasan Menurut Al-Quran. AL-IFKAR: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 14(2), 4–24.
Juriati, & Razak, A. (2023). Tokoh, Tema, dan Amanat Cerita Rakyat ‘Wak Wang’ menurut Penilaian Siswa SMA Negeri 2 Senayang. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 1(2), 141–148. https://doi.org/10.55909/gj.v1i2.15
Maryani, I., & Yusparizan, Y. (2023). Peningkatan Kemampuan Menyampaikan Pesan dalam Cerita Rakyat melalui Teknik Tugas Menyalin Berbasis LKPD Berpendekatan Individual. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(2), 181–190. https://doi.org/10.55909/jpbs.v2i2.249
Razak, A. (2005). Statistika: Pengolahan Data Sosial Sistem Manual. Pekanbaru: Autografika.
Razak, A. (2017). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Safrani S. (2023). Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Empati Siswa Kelas X Perhotel di SMK Negeri 3 Kota Dompu. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 1(4), 161–168. https://doi.org/10.61116/jipp.v1i4.255
Sudaryanto, S. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono, S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan fan Konseling falam Pendidikan, 2 (2), 83–91.