Pemaknaan dan Keterbacaan Peribahasa dalam Kebudayaan Melayu Berbasis Semantik Inkuisitif
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v1i2.12Keywords:
pemaknaan, keterbacaan, peribahasa, semantik inkuisitifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-1 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 2) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-2 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 3) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-3 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 4) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-4 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 5) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-5 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif.
Penelitian dilaksanakan di MTs Negeri 3 Pekanbaru pada pertengahan semester genap 2022/2023. Untuk mengumpulkan data pemaknaan peribahasa dan pemaknaannya digunakan instrumen berbentuk dokumentasi laporan penelitian ilmiah. Untuk mengumpulkan data keterbacaan pemaknaan peribahasa digunakan teknik tes kloz. Populasi penelitian adalah para siswa kelas 8 MTs Negeri 2 Pekanbaru. Mereka berjumlah 70 siswa. Sampel ditetapkan sebanyak 60 siswa melalui formula Slavin. Data yang berumber dari tes teks kloz dianalisis menggunakan statistik deskiptif. Hasil penelitian: 1) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-1 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 2) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-2 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 3) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-3 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 4) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-4 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif; 5) pemaknaan dan keterbacaan peribahasa-5 dalam kebudayaan Melayu berbasis semantik inkuisitif.