Penggunaan Nama Geografis untuk Penamaan Wilayah Administrasi di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Berbasis Data Sekunder
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v2i1.24Keywords:
nama geografis, wilayah administratif, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, data sekunderAbstract
Dari sisi orientasi budaya, penamaan nama tempat berbaasi kepada orientasi masa lalu dan masa depan. Orientasi masa lalu menghasilkan nama yang mengindikasikan kepada sejarah seperti kondisi geografi; orientasi masa depan mengindikasikan adanya harapan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan nama geografis untuk nama wilayah administrasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Metode kepustakaan diterapkan dalam kajian ini, dominan bersumber dari wikipedia Indonesia. Untuk mengumpulkan data digunakan instrumen dokumentasi, pedoman observasi, dan instrumen peneliti. Wilayah administrasi terbatas kepada nama-nama kecamatan se-Kabupaten Kerinci. Setiap data divalidasi menggunakan teknik triangulasi waktu. Melalui triangulasi jenis ini setiap data yang diperoleh dicocokkan lagi dengan sumber sekunder pada kesempatan kedua minimal interval waktu 1 jam. Dana dianalisis secara tematik. Hasil penelitian adalah nama geografi yang menjadi nama administrasi di jenjang kecamatan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi adalah: 1) nama gunung yakni Kecamatan Gunung Kerinci, Kecamatan Gunung Raya, Kecamatan Gunung Tujuh; 2) nama danau yakni Kecamatan Danau Kerinci, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kecamatan Keliling Danau; 3) nama laut yakni Kecamatan Sitinjau Laut; 4) nama bukit yakni Kecamatan Bukit Kerman; 5) nama tanah yakni Kecamatan Tanah Cogok; 6) nama air/arus yakni Kecamatan Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Barat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kecamatan Siulak, Kecamatan Siulak Mukai; 7) nama batang/kayu yakni Kecamatan Batang Merangin, Kecamatan Kayu Aro, Kecamatan Kayu Aro Barat.
Kata Kunci: nama geografis, wilayah administratif, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, data sekunder