Revitalisasi Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga Menggunakan Teknik Kloz dalam Bahan Ajar Khusus
DOI:
https://doi.org/10.55909/gj.v4i3.152Keywords:
revitalisasi cerita rakyat, teknik kloz, bahan ajar khusus, periode-1Abstract
Beberapa cerita rakyat Lingga sudah sejak lama dipublikasi dalam bentuk buku cetak oleh Pemda Kabupaten Lingga dan oleh pihak penerbit swasta. Cerita rakyat yang dimaksud antara lain berjudul Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga; pertama kali diterbitkan oleh Yayasan Riau, Pekanbaru. Kumpulan cerita rakyat yang relatif pendek ini relatif belum dikenal oleh kalangan siswa SD di Kabupaten Lingga termasuk di wilayah Kecamatan Lingga Timur sebagai kawasan tempat terjadinya cerita. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga terhadap siswa kelas kelas tinggi SD Negeri 003 Lingga Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang berlangsung pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi SD Negeri 003 Lingga Timur yang berjumlah 26 siswa dan 20 siswa kelas tinggi SD Negeri 005 Lingga Timur. Seluruh anggota populasi dijadikan anggota sampel. Revitalisasi Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga menggunakan instrumen tes kloz untuk 3 dari 10 judul. Media tes kloz menggunakan bahan ajar khusus pada kertas HVS A4. Data revitalisasi Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga terhadap siswa kelas kelas tinggi SD Negeri 003 Lingga Timur dianalisis secara kuantitatif dengan teknik penskoran. Revitalisasi dinyatakan berhasil jika siswa dapat mengisi minimal 80 persen dari setiap soal teks kloz per cerita rakyat. Hasil penelitian: 1) skor mean baku persen tes kloz sebesar 89,43 untuk judul Sengkang Kera; 2) skor mean baku persen tes kloz sebesar 89,50 untuk judul Tupai dan Buaya; 3) skor mean baku persen tes kloz sebesar 85,98 untuk judul Wak Wang.
References
Abidin, Y., Mulyati, T., Yuniarti, Y., Nurhuda, T. F. (2021). Revitalisasi Cerita Rakyat Berbasis Teknologi Mixed Reality di Sekolah Dasar. Jurnal Elementari Edukasi, 4(2), 35-46. DOI: http://dx.doi.org/10.31949/jee.v4i2.3335
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Suka-Press UIN Sunan Kalijaga.
Andriani, T. (2014). Revitalisasi Naskah Syair: Sebuah Solusi dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Untuk Mencintai Budaya Lokal, Jurnal Sosial Budaya : Media Komunikasi Ilmu-Ilmu Sosial dan Budaya, Vol 11 No 1, 91-103. DOI httpdx.doi.org10.24014sb.v11i1.828.
Carter, S. R. (2016). Using Confirmatory Factor Analysis to Manage Discriminant Validity Issues in Social Pharmacy Research. International Journal of Clinical Pharmacy, 38(3), 731-737. https://doi.org/10.1007/s11096-016-0302-9
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Penerjemah: Ahmad Fawaid. Editor: Saifudin Zuhri Qudsy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Damayanti, W., Widawati, R., & Hamidah, S. (2025). The Feasibility of Gurindam Writing Teaching Materials Based on Narrative Text for Grade X Using Construct Validity. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(5), 983–990. https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i5.870
Emelia, T. W. (2015). Disertasi Model Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Tradisi Lisan Berpantun Masyarakat Melayu Labuhan Batu Sumatera Utara, Juni 2015, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Erlina, E., Andriyani, S. S., & Erlina, E. (2023). The Inventory of Lingga History-Based Folklore Enrichment Teaching Materials for High School Students. DISCUSSANT: Journal of Language and Literature Learning, 1(1), 47–60. https://doi.org/10.55909/dj3l.v1i1.6
Hilman A., & Adha, I. D. (2019). Revitalisasi Cerita Rakyat sebagai Pengembangan Karakteter Anak di Era Digital. Proseding Seminar Nasional FKIP Universitas Mataram, 11-12 Oktober 2019, 138-141.
Indariawan, A., Ismail, H., & Hilmi, H. S. (2022). Pengembangan Teks Kloz sebagai Teknik Pembelajaran Keterampilan Membaca Cerpen Faktual Profetik di SMP/MTs. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(5), 651–660. https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i5.147
Juwandi, J. (2022). Revitalisasi Kearifan Lokal: Millenial dan Literatur Klasik Melayu. Jurnal Partisipatoris, 4(2). https://doi.org/10.22219/jp.v4i2.23105
Limiansih, K., Panuluh, A. H., & Sulistyani, N. (2025). Beyond Content Validity: Comprehensive Validation of Scientific Literacy Assessment for Junior High School Teachers. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(12), 802–813. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i12.13043
Lipa, Y., & Karang, D. D. (2024). Pembelajaran Seni Budaya Menggunakan Teknik Teks Kloz melalui Bahan Ajar Manual. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 2(3), 215–224. https://doi.org/10.55909/gj.v2i3.73
Ramadhania, A. D., Karim, A. A., Wardani, A. I., Ismawati, I., & Zackyan, B. C. (2020). Revitalisasi Sasakala Kaliwedi ke dalam Komik sebagai Upaya Konservasi Cerita Rakyat Karawang. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3638-3651.
Razak, A. (2000). Membaca Pemahaman: Teori dan Aplikasi Pengajaran. Pekanbaru: Ababil Press.
Razak, A. (2006). Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga. Pekanbaru: Ababil Press.
Razak, A. (2017). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Razak, A., Syihabuddin, S., Damainti, V. S., & Mulyati, Y. (2020). The Effectiveness of Islamic Characters by Approaching Constructivism in Reading Understanding Ability, JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling, 4(2), 1-17
Widodo, H., (2019). Revitalisasi Sekolah Berbasis Budaya Mutu. Jurnal Administrasi Pendidikan, 16(1), 57-71.
Widyanarto, W. (2020). Metode Revitalisasi Koreografi Gubang di Jemaja, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Jurnal Invensi, Vol 5 No 1, Juni 2020, 24-30.
Zazuli, M. Z., & Hermandara. (2023). Pemaknaan dan Keterbacaan Peribahasa dalam Kebudayaan Melayu Berbasis Semantik Inkuisitif. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 1(2), 93–106. https://doi.org/10.55909/gj.v1i2.12