Kualitas Komunikasi Guru menurut Penilaian Siswa Kelas 7 SMP Negeri 10 Kota Bandung dalam Pembelajaran Seni Budaya

Authors

  • Rully Maulana SMP Negeri 10 Kota Bandung, Jawa, Barat, Indonesia
  • Kurniadi Rahmat SMP Negeri 10 Kota Bandung, Jawa Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/gj.v4i1.119

Keywords:

kualitas komunikasi guru, penilaian siswa, pembelajaran Seni Budaya

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan satu di antara empat kompetensi yang harus dimiliki guru yakni kemampuan mengelola pembelajaran yang mencakup pemahaman tentang karakter siswa, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, penguasaan teori belajar, penguasaan kurikulum, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas komunikasi guru menurut penilaian siswa kelas 7 dalam pembelajaran Seni Budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang berlangsung pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 10 Kota Bandung. Populasi penelitian ini adalah para siswa kelas 7 SMP Negeri 10 Kota Bandung yang mengikuti pembelajaran Seni Budaya yang berjumlah 62 siswa yang terbagi dari dua kelas paralel. Semua anggota populasi dijadikan anggota sampel. Data kualitas komunikasi guru menurut penilaian siswa kelas 7 dalam pembelajaran Seni Budaya dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup empat opsi yakni: 1) sangat tidak berkualitas; 2) tidak berkualitas; 3) berkualitas; 4) sangat berkualitas. Kuesioner ini disusun menggunakan prosedur objektif dan sistematis sehingga memenuhi syarat validitas isi. Daftar cek-ricek digunakan juga untuk memvalidasi data yang dikumpulkan dan juga memvalidasi hasil analisis data. Data kualitas komunikasi guru menurut penilaian siswa kelas 7 dalam pembelajaran Seni Budaya dianalisis menggunakan statistik deskriptif yakni mean dan persen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komunikasi guru sangat berkualitas dalam pembelajaran Seni Budaya menurut penilaian siswa. 

References

Adams, J., Khan, H. T. A., Raeside, R., & White, D. (2007). Research Methods for Graduate Business and Social Science Students. Vivek Mehra for Response Book. http://library1.nida.ac.th/termpaper6/sd/2554/19755.pdf

Afifuddin, A. & Saebani, B. A. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Alderson, J. C., & Banerjee, J. (2001). Language Testing and Assessment (Part 1). Language Teaching, 34, 213-236.

Azwar, S. (2016). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Balaka, M. Y. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Editor: Iskandar Akhmaddien. Bandung: Widina Bhakti Persada.

Budiaji, W. (2013). Skala Pengukuran dan Jumlah Responden Skala Likert. Jurnal Ilmu Pertanian dan Ilmu Perikanan. Volume 2, No. 2, 2013, 127-133.

Dadang, D., Jumhur, J., Karep, K. & Yuniati, D. (2025). Digital Competence in Science Pedagogy for Islamic Religious Education Teachers in Palembang City. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 374–379. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.10304

Fauziyah, A., Ruhiat, Y., Hanafi, M. S., & Atikah, C. (2025). The Effect of Pedagogic Competence and Work Environment on Teacher Work Behaviour in Serang Regency with Loyalty as a Mediating Variable. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 1103–1113.

Limiansih, K., Panuluh, A. H., & Sulistyani, N. (2025). Beyond Content Validity: Comprehensive Validation of Scientific Literacy Assessment for Junior High School Teachers. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(12), 802–813. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i12.13043

Marmuni, H. M. (2014), Pengaruh Kompetensi Pedagogik, Motivasi Berprestasi, dan Supervisi Terhadap Kinerja Guru SMP Negeri se-Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Psikostudia, 3(2), 89-101. DOI: http://dx.doi.org/1

Pratama, G. I., & Ernawati, E. (2025). Pengaruh Pola Komunikasi Guru dengan Siswa terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Baso. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 405-414, DOI: https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.27048

Pujiana, E., Rohaeti, E., Suyanta, S., Asmiati, L., Sari, D. R., & Syahana, S. (2024). The Role of Communication Skills in Guided Inquiry Process to Improve Critical Thinking Skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(3), 1458–1464. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i3.6351

Razak, A. (2000). Bahasa Indonesis Versi Perguruan Tinggi. Pekanbaru: UR Press.

Razak, A. (2017). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A. (2020). Pendekatan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman. Pekanbaru: UR Press.

Razak, A., Elmustian, E. & Afriza, A. (2025). Students’ Perceptions of the Constructivist Approach and Google Form Application for Drama Appreciation Learning. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 3(3), 179–192. https://doi.org/10.55909/gj.v3i3.106

Simamora, B. (2022). Skala Likert, Bias Penggunaan dan Jalan Keluarnya. Jurnal Manajemen, 12(1), 84–93. https://doi.org/10.46806/jman.v12i1.978

Undang-Undang No.14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen. Jakarta.

Winna, W., & Sabarun, S. (2023). The Language Assessment In Teaching-Learning English. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(4), 413–419.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Maulana, R., & Rahmat, K. (2026). Kualitas Komunikasi Guru menurut Penilaian Siswa Kelas 7 SMP Negeri 10 Kota Bandung dalam Pembelajaran Seni Budaya . GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 4(1), 45–52. https://doi.org/10.55909/gj.v4i1.119

Issue

Section

##section.default.title##