Hasil Postes Pembelajaran Makna Pantang Larang dalam Tradisi Melayu Menggunakan Media Google Form Berbasis Pendekatan Konstruktivisme

Authors

  • Sumiharti 1Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia
  • Triana Hesti Sari SMA Negeri 5 Kota Jambi, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/gj.v3i3.110

Keywords:

hasil belajar, , makna pantang larang, tradisi Melayu , google form, pendekatan konstruktivisme

Abstract

Di antara banyak kearifan lokal di setiap wilayah budaya adalah pantang larang pada setiap tradisi seperti tradisi hutan, tradisi laut, tradisi dapur, tradisi niaga, tradisi pertukangan, dan tradisi perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) hasil belajar makna pantang larang tradisi Melayu menggunakan media google form berbasis pendekatan konstruktivisme bagi siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi; 2) sama-tidaknya hasil belajar makna pantang larang Melayu menggunakan media google form berbasis pendekatan konstruktivisme bagi siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi per kelompok sampel. Populasi adalah para siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi yang mengikuti pembelajaran makna pantang larang tradisi Melayu menggunakan google form berbasis pendekatan konstruktivisme. Mereka berjumlah 76 siswa yang terbagi sama banyak pada dua kelas paralel. Sampel ditetapkan sebanyak 64 siswa berdasarkan formula Slavin; dipilih secara random sederhana tanpa pengembalian dari kelompok populasi. Data hasil belajar makna pantang larang tradisi Melayu dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda versi google form. Instrumen tes dinyatakan valid karena disusun mengiktui prosedur objektif dan sistematis. Data hasil belajar makna pantang larang tradisi Melayu dianalisis menggunakan statistik inferensial parametrik yakni uji t satu sampel dan uji t sampel independen. Hasil penelitian: 1) hasil belajar makna pantang larang tradisi tradisi Melayu menggunakan media google form berbasis pendekatan konstruktivisme bagi siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi berkategori sangat tinggi karena mencapai mean baku sebesar 92,50; 2) tidak terdapat perbedaan hasil belajar makna pantang larang tradisi Melayu menggunakan media google form berbasis pendekatan konstruktivisme bagi siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi per kelompok sampel.

References

Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel dalam Penelitian. Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer. Volume 14 , No. 1, Juni 2023, 15-31.

Andriani, R., & Rasto, R. (2019). Motivasi Belajar sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80-86.

Aslan, A. (2017). Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Budaya Pantang Larang Suku Melayu Sambas. Ilmu Ushuluddin 16 (1), 11-20

Azwar, S. (2016). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bahar, F. (2019). Environmental Characteristics of Fishermen's Settlements as a Form of Local Wisdom of Coastal Communities in Karangsari Village, Tuban. Local Wisdom: Local Wisdom Scientific Online Journal, Volume 11, No. 1, 53-66. DOI: https://doi.org/10.26905/lw.v11i1.2712

Balaka, M. Y. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Editor: Iskandar Akhmaddien. Bandung: Widina Bhakti Persada.

Bogdan, R. & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education An Introduction to Theory and Methods Fifth Edition. Boston: Pearson Education, Inc.

Creswell, John W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Cetakan IV. Penerjemah: Ahmad Fawaid. Editor: Saifudin Zuhri Qudsy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W., Clack, Vicki, L. P., Gutmann, Michael L., & Hansen, William E. (2010). ‘Rancangan Penelitian Metode Campuran yang Modern’. Editor: Abbas Tashakkori dan Charles Teddlie. Handbook Mixed Methods in Social and Behavioral Research. Penerjemah: Daryanto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Diana, R., Rachmayanti, R. D., Anwar, F., Khomsan, A. Christianti, D.F., & Kusuma, R. (2018). Food Taboos and Suggestions among Madurese Pregnant Women: a Qualitative Study. Journal of Ethnic Foods, Volume 5, Issue 4, December 2018, 246-253.

Fraenkel, J. R., Wallen, E. N., & Hyun, H. H. (2012). How to Design and Evaluate Re- search in Education. New York: McGraw- Hill.

Hermandra, H. & Razak, A. (2024). Makna Asosiatif ‘Kerat Pepat’ dan ‘Kerat Siring’: Tradisi Dapur dan Tradisi Sastra dalam Kebudayaan Melayu. Gaung: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, Volume 2, Nomor 1, Januari 2024, 1-10, DOI: https://doi.org/10.55909/gj.v2i1.22

Hong, Z. (2024). The cognitive Origin and Cultural Evolution of Taboos in Human Societies. JRAI: Journal of the Royal Anthropological Institute, 1-19. https://doi.org/10.1111/1467-9655.14098

Lee, M. F., Yusoff, S. N. M., & Tan, K. H. (2019). Needham Model Based Instructional Multimedia Material for Teaching Digital Logic Gates. Journal of Technical Education and Training, Vol. 11, No. 1 (2019), 54-62.

Limiansih, K., Panuluh, A. H., & Sulistyani, N. (2025). Beyond Content Validity: Comprehensive Validation of Scientific Literacy Assessment for Junior High School Teachers. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(12), 802–813. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i12.13043

Mahamod, Z. (2014). Inovasi P & P dalam Pendidikan Bahasa Melayu. Tanjong Malim, Perak, Malaysia: Universiti Pendidikan Sultan Idris.

Matanluk, O., Baharom, M., & Imbong, M. (2013). The Effectiveness of Using Teaching Module Based on Radical Constructivism toward Students Learning Process. Procedia Journal: Social and Behavioral Sciences 90 ( 2013 ), 607 – 615. DOI:10.1016/j.sbspro.2013.07.132

Muhammad, M. (2016). Pengaruh Motivasi dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(2), 87–97. https://doi.org/10.22373/lj.v4i2.1881

Oktiani, I. (2017). Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Kependidikan, 5(2), 216–232.

Uno, H. B. (2021) Teori Motivasi dan Pengukurannya (Analisis di Bidang Pendidikan). Jakarta: Bumi Aksara.

Rahmah, K., Habsy, B. A., & Naqiyah, N. (2024). Nilai-Nilai Tradisi Pantang Larang Melayu sebagai Proses Pembentukan Karakter Anak. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 106–115. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6297

Razak, A. (2016). Analisis Pantang Larang dalam Budaya Melayu dari Perspektif Hukum Islam. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A., & Permana, D. (2024). Kajian tentang Pantang Larang Perspektif Tradisi dalam Kebudayaan Melayu Kepulauan Riau. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 2(3), 191–198. https://doi.org/10.55909/gj.v2i3.72

Razak, A. (2020). Pendekatan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman. Pekanbaru: UR Press.

Razak, A. (2017). Metode Riset: Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.

Razak, A. (2025). Pembelajaran Menulis Daftar Pustaka Artikel Ilmiah Menggunakan Strategi Ganda Berbasis Google Form Opsi File Upload. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(2), 141–154. https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i2.698

Rosli, Erni Z., Jakariya, Fatin A. H., Nasirruddin, Izan, K. E. M., Brain, N. D., Azman, Nik N. D. N., & Syaharudy, Nur I. M. (2023). Perbandingan Pantang Larang Kaum Iban dan Kaum Melanau (Comparison of Taboos of the Iban and Melanau People). Jurnal Melayu Sedunia, 6(1), 1–12.

Santoso, A. (2023). Rumus Slovin: Panacea Masalah Ukuran Sampel? SUKSMA: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma. Volume 4, Nomor 2, 24-43. DOI: https://doi.org/10.24071/suksma.v4i2.6434

Sari, T. H. (2023). The Learning Exposition Text Reading Skills Using Test Techniques through Digital Literacy Media. DISCUSSANT: Journal of Language and Literature Learning, 1(2), 111–120. https://doi.org/10.55909/dj3l.v1i2.12

Sari, W. E. (2019). Local Wisdom on Town Square of Ponorogo. Local Wisdom: Local Wisdom Scientific Online Journal, Volume 11, No. 1, 67-74. DOI: https://doi.org/10.26905/lw.v11i1.2713

Sartini, S. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara: Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Filsafat, Volume 14, No. 2, 111-120. https://doi.org/10.22146/jf.33910

Setiawan, N. (2007). Penentuan Ukuran Sampel Memakai Rumus Slavin dan Tabel Krejcie- Morgan: Telaah Konsep dan Aplikasinya. Makalah: Diskusi Ilmiah Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Peternakan Unpad, Kamis 22 November 2007.

Sugiyono, S. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumiharti, & Sari, T. H. (2025). Pembelajaran Menemukan Amanat Kisah Teladan Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme melalui Google Form. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(2), 215–224. https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i2.704

Supardan, D. (2016). Teori dan Praktik Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Jurnal Edunomic, 4(1), 1-12

Tashakkori, A. & Teddlie, C. (2010). Masa Lalu dan Masa Depan Penelitian Metode Campuran: Dari Triangulasi Data Hingga Rancangan Model Campuran. Editor: Abbas Tashakkori dan Charles Teddlie. Handbook Mixed Methods in Social and Behavioral Research. Penerjemah: Daryanto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widiastuti, R., Elmustian, & Syafrial, S. (2023). The Development of an Assessment Instrument for Learning the Meaning of Proverbs through Essay Tests Using Google Form Media. DISCUSSANT: Journal of Language and Literature Learning, 1(2), 73–84. https://doi.org/10.55909/dj3l.v1i2.9

Widisono, A. (2019). The Local Wisdom on Sasak Tribe Sade Hamlet Central Lombok Regency. Local Wisdom: Local Wisdom Scientific Online Journal, Volume 11, No. 1, 42-52. DOI: https://doi.org/10.26905/lw.v11i1.2711

Zakaria, S. N. (2015). Kesan Pendekatan Konstruktivisme dan Pendekatan Tradisonal dalam Pengajaran dan Pembelajaran Komponen Sastera Bahasa Melayu (The Effectiveness of Constructivist Approach and Traditional Approach in Teaching and Learning on Malay Language Literature Component). Jurnal Pendidikan Bahasa Melayu – JPBM (Malay Language Education Journal – MyLEJ), Vol.5, Bil.2 (Nov. 2015), 12-21.

Zazuli, M. Z., & Hermandara, H. (2023). Pemaknaan dan Keterbacaan Peribahasa dalam Kebudayaan Melayu Berbasis Semantik Inkuisitif. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 1(2), 93–106. https://doi.org/10.55909/gj.v1i2.12

Zhang, L. J. (2008). Constructivist Pedagogy in Strategic Reading Instruction: Exploring Pathways to Learner Development in the English as a Second Language (ESL) Classroom. EFL Vocabulary Learning Through Codeswitched Reading Tasks View Project, Instr Sci 36, 89-116.

Downloads

Published

2025-09-25

How to Cite

Sumiharti, & Sari, T. H. (2025). Hasil Postes Pembelajaran Makna Pantang Larang dalam Tradisi Melayu Menggunakan Media Google Form Berbasis Pendekatan Konstruktivisme. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 3(3), 203–216. https://doi.org/10.55909/gj.v3i3.110

Issue

Section

##section.default.title##