Keterbacaan Buku Pelajaran Seni Budaya SMP/MTs Kelas VII: Analisis Bab 1 dan Bab 2 Menggunakan Modifikasi Kriteria Indeks Fog

Authors

  • Neneng Maelasari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Bale Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Acam Suhendra SMP Negeri 1 Karawang Timur, Jawa Barat, Indonesia
  • Murjani SMP Negeri 3 Karawang Barat, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/gj.v3i2.107

Keywords:

keterbacaan buku pelajaran, Seni Budaya SMP/MTs, modifikasi, krieria indeks Fog

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) tingkat keterbacaan Bab 1 buku pelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs kelas VII; 2) keterbacaan Bab 2 buku pelajaran Seni Budaya SMP/MTs kelas VII. Kegiatan penelitian berlangsung di semester genap 2024/2025. Subjek penelitian ini adalah 11 paragraf yang berjumlah 555 kata dalam 37 kalimat di Bab 1 dan 19 paragraf yang berjumlah 1000 kata dalam 68 kalimat Bab 2 buku pelajaran Seni Budaya untuk SM/MTs kelas VII. Untuk mengumpulkan data keterbacaan digunakan pedoman observasi berbantuan aplikasi Words. Teknik ini digunakan untuk mengobservasi secara online buku pelajaran. Daftar cek-ricek juga digunakan guna memvalidasi hasil penghitungan jumlah kata dan kalimat per paragraf dan memvalidasi hasil analisis keterbacaan. Data keterbacaan dianalisis menggunakan Index Fog modifikasi Abdul Razak (KIFMAR). KIFMAR relevan diigunakan untuk menentukan keterbacaan teks berbahasa Indonesia. Hasil penelitian: 1) kumpulan paragraf Bab 1 buku pelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs kelas VII menghasilkan nilai mean KIFMAR 5,25 yang bermakna kumpulan paragraf itu sangat mudah dibaca oleh siswa SMP/MTs; rentang nilai KIFMAR adalah 3,38 untuk paragraf-5 (level SD/MI) sampai 7,88 (level SMP/MTs) untuk paragraf-9; 2) kumpulan paragraf Bab 2 buku pelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs kelas VII menghasilkan nilai mean KIFMAR 5,15 yang bermakna kumpulan paragraf itu sangat mudah dibaca oleh siswa SMP/MTs; rentang nilai KIFMAR adalah 3,03 untuk paragraf-10 (level SD/MI) sampai 7,53 untuk paragraf-13 (level SMP/MTs). 

References

Alfalah, A., Wulandesember, N. S., & Fauzan, K. (2024). Keterbacaan Struktur Pendahuluan Artikel Ilmiah Jurnal Online Fokus Pendidikan Terakreditasi Sinta-4-6. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(1), 129–140.

Anggito, A. & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Editor: Deffi Lestari. Sukabumi: Jejak.

Azizah, N., & Karisma, B. (2024). The Readability of Introduction Structure of Scientific Articles Online Journal Focus Education by Sinta Accredited. DISCUSSANT: Journal of Language and Literature Learning, 2(3), 131–142.

Balaka, M. Y. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Editor: Iskandar Akhmaddien. Bandung: Widina Bhakti Persada.

Bogdan, R. & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education An Introduction to Theory and Methods Fifth Edition. Boston: Pearson Education, Inc.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Penerjemah: Ahmad Fawaid. Editor: Saifudin Zuhri Qudsy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Crossley, S. A., Allen, D. B., & McNamara, D. S. (2011). Text Readability and Intuitive Simplification: A Comparison of Readability Formulas. Reading in a Foreign Language, 23(1), 84-101.

Dewi, P. P. T. K. (2012). Tingkat Keterbacaan Buku Teks Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas XI IPA 1 SMAN 1 Melalui Uji Tes Rumpang. http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/ article/viewFile/502/417, diakses tanggal 7 Mei 2015.

Farr, R. (1969). Reading: What Can Be Measured. Newark, Delaware: International Reading Association Research Fund.

Fatimah, H., Sumberartha, I. W. ., & Setiawan, A. M. . (2023). The Validity and Readability Test for the Development of PBL-Based UKBM Teaching Materials on the Physics of the Human Circulatory System is Oriented Towards Students’ Critical Thinking . Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(1), 9–12. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i1.1496

Priatno, B., & Zulfadhli, M. (2023). Uji Keterbacaan Teks Eksposisi dalam Artikel Ilmiah Jurnal Online Menggunakan Teknik Tes Kloz. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(2), 273–280.

Purnomo, E., Haerudin, D., Rahmanto, B., & Juih, J. (2017). Seni Budaya SMP/MTs Kelas VII. Penelaah: Muksin, Bintang Hanggoro Putro, Daniel H. Jacob, Fortunata Tyasrinestu, Rita Milyartini, Widia Pekerti, M. Yoesoef, Nur Sahid, Oco Santoso, Martono, Djohan Salim, Eko Santosa. Penyelia: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Razak, A. (2000). Membaca Pemahaman: Teori dan Aplikasi Pengajaran. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A. (2017). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.

Shesilya, & Aloysius, S. (2023). Development of E-worksheet of Coordination System in Human Based on Learning Cycle 7E to Improve Critical Thinking Ability and Student Motivation. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(12), 11568–11575. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i12.5907

Sudaryanto, S. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono, S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Maelasari, N., Suhendra, A., & Murjani. (2025). Keterbacaan Buku Pelajaran Seni Budaya SMP/MTs Kelas VII: Analisis Bab 1 dan Bab 2 Menggunakan Modifikasi Kriteria Indeks Fog . GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.55909/gj.v3i2.107

Issue

Section

##section.default.title##